Pemilik Apotek di Mong Kok ditangkap, Karena Jual Masker dengan Harga Sangat Tinggi dan Tanggal Produksi Palsu
Bea Cukai Hong Kong menindak apotek jahat yang menjual Masker yang diindikasikan salah.
Pihaknya meluncurkan operasi khusus skala besar yang diberi nama Guardian sejak hari senin ( 27 januari 2020) ini untuk memeriksa outlet-outlet pengecer di berbagai distrik.
Petugas bea cukai menerima laporan hari ini, Kamis ( 30 januari 2020) yang mengatakan bahwa masker dengan tanggal produksi palsu dijual di Mong Kok.
Bea Cukai kemudian mengambil tindakan untuk melakukan penyelidikan di farmasi yang berada di Nelson Street dan menyita 68.000 masker yang diduga memiliki tanggal produksi palsu, dengan perkiraan nilai pasar sekitar HK $ 380.000.
Dilaporkan bahwa tanggal produksi yang dilampirkan pada batch masker adalah bulan Maret tahun ini, dimana diketahui saat ini baru memasuki bulan januari 2020.
Seorang pria berusia 27 tahun yang bertanggung jawab atas apotek tersebut ditangkap oleh bea cukai.
1 kotak berisi 50 masker dijual dengan harga eceran 280 dolar Hong Kong per kotak.
Bukan hanya itu, Bea Cukai juga akan mengirim masker sitaannya ke laboratorium untuk pengujian untuk menentukan keamanan dan efektivitasnya, dan untuk menyelidiki sumber Masker itu berasal.
Bea Cukai menyatakan bahwa Guardian telah melakukan inspeksi pada lebih dari 1.300 gerai ritel yang menjual masker bedah pada hari ke-4 operasi, dan Operasi akan tetap dilanjutkan.
Direktur kontrol perdagangan umum dari Divisi Uraian Komoditas Kepabeanan Hong Kong mengatakan bahwa mengingat penjualan masker bekas yang meluas, Bea Cukai sangat prihatin dan telah melakukan operasi pembelian percobaan.
Masker yang dibeli akan dikirim ke laboratorium untuk pengujian.
Sumber: situskartini

Belum ada Komentar untuk "Pemilik Apotek di Mong Kok ditangkap, Karena Jual Masker dengan Harga Sangat Tinggi dan Tanggal Produksi Palsu"
Posting Komentar