Iklan Atas Artikel

Diduga Dianiaya, Pihak Keluarga TKW Indonesia Asal Lempuyang Tanara Serang Ini Minta Untuk Segera Dipulangkan


Nasib malang menimpa WR warga asal lempuyang kecamatan tanara kabupaten serang yang diduga teraniaya di abudabi. Melalui pesan WhatsApp, WR memperlihatkan video berdurasi singkat ke saudaranya, terlihat didalam Video tersebut WR bercucuran darah dibagian kepala.

Sadani mengatakan, “Keluarga sudah menyampaikan kepada pihak sponsor berinisial HN, tapi menurut Sadani, HN malah meminta ganti rugi jika adiknya minta dipulangkan dan katanya harus mengadakan uang sebesar Rp 45 juta rupiah,”.

Mendapat informasi hal ini Lembaga Lidik Krimsus RI DPP Banten bersama awak media, langsung menyambangi keluarga WR dan kantor pemerintahan desa setempat, jumat (31/01/2020).

Rahmat Suteja dari Lidik Krimsus RI DPP Banten mengatakan, “Kami datang untuk menindaklanjuti informasi mengenai penganiayaan terhadap WR di abudhabi, dan kami pinta pihak pihak terkait agar segera memulangkan WR”.

“Bahkan kami akan bawa permasalahan ini ke Mabes Polri agar pihak sponsor/agen/PJTKI Mendapat tindakan hukum yang tegas sesuai UUD TPPO terlebih hal ini ada unsur dugaan kekeran yang terjadi, ini persolan serius”, katanya.

Sebagai mana kita ketahui bersama moratorium pelarangan pemberangkatan TKW non skill telah di tuangkan dalam peraturan menteri tenaga kerja sejak tahun 2008, pelaku pelanggaran menurut Rahmat dapat di kenakan UU TTPO di mana ada transaksional yang terjadi antar pihak yang terkait.

Sementara itu Kasi Kesra Desa Lempuyang H Boili mengatakan, “keberangkatan WR ke abudabi tanpa di ketahui dan tidak mendapat ijin dari pihak desa, untuk sponsornya HN di kabarkan saat ini sedang umroh, sepertinya diduga ada intervensi dari pihak lain agar keluarga korban bungkam, belum kita ketahui perusahaan PJTKI nya” kata Kasi Kesra.

Sumber: nolbesar

Belum ada Komentar untuk "Diduga Dianiaya, Pihak Keluarga TKW Indonesia Asal Lempuyang Tanara Serang Ini Minta Untuk Segera Dipulangkan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel